Baubau – Prajurit Komando Distrik Militer (Kodim) 1413/Buton bersama anggota Persatuan Istri Tentara (Persit) mengikuti sosialisasi penyakit menular dan tidak menular yang digelar oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra). Kegiatan tersebut digelar di Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 1413/Buton, Kota Baubau, Sultra, Jumat (30/1/2026).
Berdasarkan situs resmi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, ayosehat.kemkes.go.id, penyakit menular merupakan penyakit yang dapat berpindah dari orang sakit ke orang sehat. Sementara itu, penyakit tidak menular adalah penyakit yang tidak mengalami proses pemindahan, tetapi menjadi penyebab kematian terbanyak di masyarakat.
Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Baubau, Yuslina, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian program dilakukan sebagai optimalisasi sektor kesehatan dalam pemenuhan standar pelayanan minimal (SPM).
Prajurit Komando Distrik Militer (Kodim) 1413/Buton dan anggota Persatuan Istri Tentara (Persit) saat mengikuti sosialisasi penyakit menular dan tidak menular yang digelar oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra). Foto: MN/Diskominfo Baubau. (30/1/2026).“Ini adalah langkah strategis kami untuk meningkatkan kualitas kesehatan warga Baubau sekaligus memastikan pemenuhan SPM di sektor kesehatan berjalan optimal,” ujarnya melalui keterangan resminya, Jumat (30/1).
Selain sosialisasi, layanan pengecekan tekanan darah, pemeriksaan kadar gula darah, serta skrining kesehatan umum juga disediakan oleh tim Cek Kesehatan Gratis (CKG) Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Wolio, Kota Baubau.
Rangkaian sosialisasi hingga skrining yang dilakukan oleh Dinkes Baubau menjadi upaya peningkatan kesadaran, pencegahan, serta deteksi dini terhadap penyakit.
Optimalisasi layanan kesehatan tersebut juga didukung oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Baubau melalui kegiatan donor darah.
Post Views: 105

2 days ago
14















































