Kendari – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) 66 Kendari menerjunkan 476 mahasiswa untuk mengikuti kuliah kerja lapangan (KKL) tahun 2026 yang tersebar di 115 lokasi.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya kampus memperkuat kompetensi mahasiswa melalui pengalaman belajar secara langsung di lapangan.
Wakil Ketua I STIE 66 Kendari, Dr. Muhammad Nur, mengatakan KKL menjadi momentum bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh selama menjalani proses perkuliahan.
Wakil Ketua Rektor I STIE 66 Kendari, Dr. Muhammad Nur memberikan pengarahan kepada peserta kuliah kerja lapangan (KKL). Foto: Istimewa. (10/8/2026).“Mahasiswa telah menjalani kurang lebih tiga tahun proses pembelajaran di kampus. Melalui KKL ini, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk mempraktikkan ilmu yang telah diperoleh di ruang perkuliahan secara langsung di lapangan,” ujarnya berdasarkan keterangan tertulis yang diterima Kendariinfo, Selasa (11/8/2026).
Menurutnya, pengalaman di lapangan penting dalam menunjang proses pembelajaran mahasiswa. Sebab, mereka dapat melihat secara langsung dinamika dunia kerja, beradaptasi dengan lingkungan organisasi, sekaligus mengembangkan kemampuan yang tidak sepenuhnya diperoleh melalui pembelajaran di ruang kelas.
KKL tersebut secara resmi dilepas pada Senin (10/8). Dari 476 peserta, sebanyak 338 mahasiswa berasal dari Program Studi S1 Manajemen, sementara 138 mahasiswa lainnya merupakan mahasiswa Program Studi S1 Akuntansi.
Jumlah peserta tersebut menjadi salah satu pelaksanaan KKL dengan jumlah mahasiswa terbanyak di lingkungan STIE 66 Kendari. Para mahasiswa kemudian ditempatkan di 115 lokasi untuk menjalankan kegiatan sesuai dengan program yang telah ditentukan.
Muhammad Nur menjelaskan, pelaksanaan KKL juga merupakan salah satu bentuk implementasi Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya dalam memperkuat keterkaitan antara proses pendidikan dengan kebutuhan masyarakat, instansi, maupun dunia kerja.
Selain kemampuan akademik, mahasiswa juga diminta menjaga etika dan sikap selama menjalankan KKL. Menurutnya, mahasiswa tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga membawa nama baik STIE 66 Kendari di setiap lokasi penempatan.
“Di lokasi KKL, mahasiswa harus menunjukkan karakter yang baik karena membawa nama STIE 66 Kendari. Jaga sikap, etika, dan tunjukkan kemampuan yang telah diperoleh selama menjalani pendidikan di kampus,” pesannya.
Melalui pelaksanaan KKL tersebut, STIE 66 Kendari berharap mahasiswa memperoleh pengalaman nyata dalam memahami lingkungan kerja sekaligus mengasah kemampuan akademik dan profesional.
Program ini juga menjadi bagian dari upaya kampus membangun proses pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan teori, tetapi juga keterampilan, pengalaman, etika, dan kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja setelah menyelesaikan pendidikan.
Post Views: 29

5 hours ago
8
















































