Kendari – Rina, mahasiswi Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari yang sempat viral karena kondisi fisiknya yang mungil, berhasil lulus dengan predikat cumlaude pada wisuda UHO Kendari, Rabu (5/8/2026).
Predikat tersebut menjadi pencapaian penting bagi Rina setelah melewati proses panjang menyelesaikan pendidikan, termasuk perjuangan menuntaskan skripsi. Rina mengaku senang sekaligus terharu saat akhirnya mengenakan toga dan mengikuti prosesi wisuda yang telah lama dinantikannya.
“Saya sangat senang karena wisuda ini momen yang saya nanti-nantikan setelah lama berjuang menyelesaikan skripsi,” kata Rina kepada Kendariinfo, Kamis (6/8).
Menurutnya, salah satu pengalaman yang paling berkesan selama kuliah terjadi saat mengikuti kuliah kerja nyata (KKN). Saat itu, ia berkesempatan bertemu mahasiswa dari berbagai fakultas.
Momen lain yang tidak kalah berarti bagi Rina terjadi ketika dosen pembimbing menerima judul skripsinya. Penerimaan judul tersebut menjadi salah satu tahapan yang membuatnya semakin yakin dapat menyelesaikan pendidikan.
Rina mengatakan keberhasilannya tidak lepas dari dukungan keluarga, terutama kedua orang tuanya. Adiknya juga menjadi sosok yang banyak membantunya selama menjalani aktivitas perkuliahan. Adiknya kerap mengantar dan menjemput Rina saat kuliah. Ia juga sering meminta bantuan adiknya ketika menghadapi kesulitan.
Rina bahkan kerap mengalami situasi unik ketika bepergian bersama adiknya. Orang-orang sering mengira adiknya merupakan ibunya karena perbedaan kondisi fisik mereka.
“Kadang saya merasa tidak enak kalau dikira anak dia. Teman-teman saya juga sering mendukung saya di kampus,” ujarnya.
Selain keluarga dan teman, Rina menyebut dosen pembimbing sebagai salah satu orang yang berperan penting dalam perjalanan akademiknya. Ia bersyukur mendapat bimbingan dengan sabar hingga dapat menyelesaikan skripsi dan meraih predikat cumlaude.
Kerja keras Rina juga menjadi kebanggaan bagi keluarganya. Ia mengatakan orang tuanya senang karena dirinya berhasil menyelesaikan pendidikan di UHO Kendari. Perjalanan Rina hingga meraih gelar sarjana tidak terlepas dari perhatian publik terhadap kondisi fisiknya. Namanya mulai dikenal luas pada 2022 setelah video tentang dirinya viral di media sosial.
Saat itu, kondisi fisiknya yang mungil membuat banyak warganet penasaran. Rina kemudian menjelaskan kondisi tersebut berkaitan dengan kelainan pada tulang belakang yang mempengaruhi pertumbuhan fisiknya sejak kecil.
Kondisi tersebut tidak membuat Rina berhenti mengejar pendidikan. Ia memilih menerima keadaan yang dialaminya dan terus berusaha meraih berbagai pencapaian.
Kini, setelah menyelesaikan pendidikan sarjana dengan predikat cumlaude, Rina mulai menyiapkan langkah berikutnya. Ia berencana mencari universitas yang sesuai untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang magister.
Rina tertarik mengambil bidang linguistik atau sastra. Namun, ia belum menentukan universitas yang akan dipilih karena masih memiliki sejumlah hal yang perlu diselesaikan di kampus.
“Cita-cita saya ingin menjadi dosen,” tutup Rina.
Post Views: 4

5 days ago
33
















































