Konawe – Sebanyak 12.969 pelajar di Kabupaten Konawe kini memiliki rekening Simpanan Pelajar (Simpel) melalui program Simpel Konawe Bersahaja yang digagas Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama Pemerintah Kabupaten Konawe dan PT BPR Bahteramas Konawe (Perseroda).
Pembukaan rekening tersebut menjadi bagian dari program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) sekaligus rangkaian peringatan Hari Indonesia Menabung (HIM) 2026. Kegiatan itu berlangsung di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Konawe, Rabu (29/7/2026).
12.969 rekening itu tersebar pada 40 Sekolah Dasar (SD) dengan 8.041 rekening dan 26 SMP sebanyak 4.928 rekening.
Kepala OJK Sultra, Bismi Maulana Nugraha mengatakan kepemilikan rekening sejak usia sekolah dapat memperkenalkan pelajar pada layanan keuangan formal sekaligus membentuk kebiasaan mengelola uang secara bertanggung jawab.
“Melalui program Simpel Konawe Bersahaja, OJK terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, lembaga jasa keuangan, dan seluruh pemangku kepentingan untuk membangun budaya menabung sejak dini,” kata Bismi melalui keterangan resminya, Senin (3/8
Menurut Bismi, kebiasaan menabung menjadi salah satu bekal penting untuk membentuk generasi yang memiliki kecakapan finansial. Karena itu, OJK mendorong pemerintah daerah, sekolah, perbankan, orang tua, dan masyarakat untuk menjaga keberlanjutan program KEJAR.
Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Konawe, Gunawan Samad menilai pembukaan ribuan rekening tersebut tidak hanya berkaitan dengan kepemilikan produk perbankan. Program itu juga menjadi langkah untuk mengenalkan pengelolaan keuangan kepada anak sejak dini.
Pelajar, kata dia, dapat belajar menyisihkan uang secara rutin, mengenal layanan keuangan formal, dan memahami pentingnya perencanaan keuangan melalui rekening tabungan.
Program Simpel Konawe Bersahaja juga dikolaborasikan dengan gerakan pencegahan narkoba bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Konawe. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk membentuk pelajar yang tidak hanya melek keuangan, tetapi juga memiliki kesadaran terhadap bahaya penyalahgunaan narkotika.
Dalam kegiatan itu, OJK Sultra memberikan edukasi mengenai pentingnya menabung kepada para pelajar. BNN Kabupaten Konawe juga menyampaikan materi mengenai bahaya narkoba sebagai bagian dari upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan remaja.
OJK Sultra turut menggelar kuis interaktif bertema edukasi keuangan untuk menguji pemahaman pelajar mengenai pengelolaan keuangan.
Lebih dari 300 orang mengikuti kegiatan tersebut. Peserta terdiri atas siswa dan siswi SMP Negeri 2 Konawe, guru, kepala sekolah, perbankan, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Konawe.
OJK Sultra menargetkan program KEJAR terus berkembang melalui kerja sama antara pemerintah, industri jasa keuangan, satuan pendidikan, orang tua, dan masyarakat.
Post Views: 7

1 week ago
35
















































