Buton Utara – Mitra pembangunan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Wakorumba Utara, Kabupaten Buton Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra), mengeluhkan belum beroperasinya fasilitas yang telah selesai dibangun sejak Januari 2026. Kondisi tersebut diklaim membuat mitra mengalami kerugian hingga Rp900 juta.
Mitra SPPG Wakorumba Utara, Adi Yanto Saputra, mengatakan dirinya awalnya ditunjuk untuk membangun dapur SPPG di Kelurahan Labuan. Pembangunan dimulai pada Januari 2026 dan rampung sebulan kemudian.
“Awalnya itu saya ditunjuk untuk membangun dapur SPPG di Labuan. Setelah itu di bulan Januari 2026 saya mulai bangun sampai Februari, tapi sampai saat ini belum dapat izin untuk operasional,” kata Adi saat dikonfirmasi Kendariinfo, Minggu (28/6/2026).
Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Wakorumba Utara, Kelurahan Labuan, Kecamatan Waorumba Utara, Kabupaten Buton Utara (Butur). Foto: Istimewa.Menurut Adi, pihak yayasan menyampaikan lokasi dapur yang dibangun tidak sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan. Padahal, kata dia, pembangunan dilakukan berdasarkan arahan yang diterimanya saat itu langsung dari pihak yayasan hingga Korwil SPPG BGN Buton Utara, Ibnu Najib Pasha.
“Alasannya karena saya membangun bukan di lahan yang sesuai dengan syarat yang mereka tentukan,” ujarnya.
Adi mengaku belakangan mendapat informasi bahwa yayasan kembali menunjuk mitra lain yakni PT Dapur Pulau Rasa untuk membangun dapur SPPG di wilayah tersebut. Akibat persoalan itu, ia mengklaim mengalami kerugian materiel yang cukup besar.
Selain kerugian yang diklaim dialaminya, Adi menilai belum beroperasinya dapur SPPG juga membuat masyarakat di wilayah Wakorumba Utara belum dapat menikmati manfaat program makan bergizi gratis (MBG).
Sementara itu, Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG Badan Gizi Nasional (BGN) Butur, Ibnu Najib Pasha belum merespons terkait polemik itu. Kendariinfo masih berupaya meminta konfirmasi kepada pihak terkait mengenai alasan belum dioperasikannya dapur SPPG dan penunjukan mitra baru.
Post Views: 20

1 month ago
72
















































