LPDP Catat 501 Awardee asal Sultra, Pendaftaran Beasiswa Tahap II 2026 Masih Terbuka

3 weeks ago 96

Kendari – Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) mencatat sebanyak 501 penerima beasiswa atau awardee berasal dari Sulawesi Tenggara (Sultra) hingga 14 Juli 2026. Bersamaan dengan itu, LPDP masih membuka pendaftaran beasiswa tahap II tahun 2026 hingga 31 Juli mendatang.

Data tersebut disampaikan Direktur Beasiswa LPDP, Dwi Larso, saat menghadiri seminar beasiswa LPDP tahap II tahun 2026 di Auditorium H. E. A. Mokodompit Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Kamis (16/7/2026). Kegiatan tersebut diikuti lebih dari 250 peserta yang berasal dari kalangan mahasiswa, alumni, aparatur sipil negara (ASN), hingga akademisi.

Dwi Larso mengatakan, jumlah awardee asal Sultra terus mengalami peningkatan. Dari total 501 penerima beasiswa, sebanyak 304 orang telah menyelesaikan studi, 144 orang masih menjalani pendidikan, sedangkan 53 orang sedang memasuki tahap persiapan studi.

Menurutnya, mayoritas penerima beasiswa memilih melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi dalam negeri. Tercatat sebanyak 392 awardee menempuh studi di Indonesia, sementara 109 orang berhasil diterima di perguruan tinggi luar negeri.

“Melalui sosialisasi ini, LPDP berupaya menjemput bola untuk menjaring talenta unggul dari berbagai daerah, termasuk Sulawesi Tenggara. Kami berharap jumlah awardee dari Sultra terus bertambah dan semakin banyak yang mampu menembus kampus-kampus terbaik dunia. Hal itu juga akan mendukung pengembangan industri strategis Indonesia melalui program beasiswa STEM Industri Strategis,” kata Dwi.

Ia menjelaskan, Kota Kendari menjadi daerah dengan jumlah awardee terbanyak di Sultra, yakni mencapai 170 orang. Posisi berikutnya ditempati Kabupaten Muna dengan 65 awardee dan Kota Baubau sebanyak 56 awardee.

Sementara itu, UHO Kendari menjadi perguruan tinggi asal dengan jumlah awardee terbanyak di Sultra, yakni sebanyak 119 orang.

Pada beasiswa LPDP tahap II tahun 2026, LPDP kembali membuka sejumlah program, di antaranya Beasiswa STEM Industri Strategis, Beasiswa SHARE (Social, Humanities, Arts for People, Religious Studies, Economics), Beasiswa Akselerasi Universitas Unggulan, Beasiswa Keolahragaan, serta Beasiswa Talenta Riset dan Inovasi Nasional jalur Doctor by Research.

Dwi menuturkan, LPDP juga melakukan sejumlah penyesuaian kebijakan untuk memperluas kesempatan masyarakat mengikuti seleksi beasiswa tahun ini.

Salah satu perubahan yang diterapkan ialah keringanan persyaratan kemampuan bahasa Inggris bagi sejumlah kategori pendaftar. Peserta yang telah mengantongi Letter of Acceptance (LoA) Unconditional tidak lagi diwajibkan melampirkan sertifikat kemampuan bahasa Inggris sesuai ketentuan yang berlaku pada masing-masing kategori.

Selain itu, LPDP menambah pilihan sertifikat bahasa Inggris yang dapat digunakan, termasuk hasil tes dari pusat bahasa sejumlah perguruan tinggi di Indonesia.

“Pada seleksi beasiswa LPDP tahap II tahun 2026 ini, kami juga menyesuaikan beberapa kebijakan, salah satunya terkait persyaratan kemampuan bahasa Inggris bagi kategori pendaftar tertentu. Penyesuaian ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat untuk mengikuti seleksi LPDP,” ujarnya.

Ia menambahkan, LPDP kini mengakui hasil tes kemampuan bahasa Inggris dari 35 perguruan tinggi dalam negeri, termasuk TOEFL-equivalent test yang diterbitkan UHO Kendari. Kebijakan tersebut berlaku bagi kategori pendaftar tertentu sesuai ketentuan LPDP.

Pendaftaran beasiswa LPDP tahap II tahun 2026 telah dibuka sejak 30 Juni dan akan ditutup pada 31 Juli 2026. Program tersebut dapat diikuti seluruh warga negara Indonesia yang memenuhi persyaratan melalui laman resmi LPDP.

Post Views: 13

Read Entire Article
Rapat | | | |