Kendari – SMKN 2 Kendari masih membuka kesempatan bagi pelajar yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang sekolah menengah kejuruan pada tahun ajaran 2026/2027. Langkah itu dilakukan karena kuota penerimaan peserta didik baru di sekolah tersebut hingga kini belum terpenuhi.
Kepala SMKN 2 Kendari, Ahmad Mustapa, mengatakan sekolah menyiapkan daya tampung sebanyak 720 siswa pada sistem penerimaan murid baru (SPMB) tahun ini. Namun, hingga penutupan pendaftaran pada 1 Juli 2026, jumlah calon siswa yang mendaftar baru mencapai sekitar 298 orang.
Dengan kondisi tersebut, masih tersedia sekitar 422 kursi yang belum terisi.
“Jumlah pendaftar tahun ini masih jauh dari target yang kami tetapkan, sehingga belum memenuhi kuota yang tersedia,” ujar Ahmad Mustapa saat ditemui, Jumat (3/7/2026).
Ia menjelaskan seluruh program keahlian di SMKN 2 Kendari sudah memiliki pendaftar. Meski demikian, sebagian besar belum memenuhi kapasitas setiap rombongan belajar yang mampu menampung hingga 36 siswa.
Menurutnya, beberapa jurusan bahkan baru menerima sekitar 20 pendaftar. Sementara ada pula yang jumlah pendaftarnya masih berkisar 11 orang.
Jurusan yang masih membutuhkan tambahan calon siswa antara lain teknik perawatan gedung, teknik konstruksi dan perumahan, desain pemodelan dan informasi bangunan, teknik konstruksi jalan dan jembatan, teknik energi surya, hidro, dan angin, serta teknik geomatika.
Karena itu, SMKN 2 Kendari akan kembali membuka pengisian kursi kosong bagi calon peserta didik yang belum diterima di sekolah lain atau belum mengikuti pendaftaran sebelumnya.
“Kami masih memberikan kesempatan kepada calon siswa yang ingin bergabung melalui pengisian kursi kosong,” jelasnya.
Mustapa mengungkapkan pendaftaran tahap pengisian kursi kosong dijadwalkan berlangsung pada 9 Juli 2026 di SMKN 2 Kendari. Proses pendaftaran dilakukan secara langsung di sekolah dengan membawa dokumen persyaratan, seperti ijazah, akta kelahiran, kartu keluarga, dan berkas pendukung lainnya.
Ia berharap kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan para pelajar yang ingin memperoleh pendidikan vokasi sekaligus memiliki bekal untuk memasuki dunia kerja maupun berwirausaha setelah lulus.
Menurutnya, setiap siswa akan mendapatkan keterampilan sesuai bidang keahlian masing-masing agar memiliki kompetensi yang dibutuhkan dunia industri.
Selain itu, SMKN 2 Kendari juga telah bekerja sama dengan lebih dari 100 perusahaan sebagai mitra pelaksanaan praktik kerja lapangan (PKL). Mitra tersebut berasal dari Kota Kendari maupun berbagai daerah lainnya, sehingga siswa memiliki lebih banyak pilihan lokasi praktik sesuai program keahliannya.
SMKN 2 Kendari sendiri memiliki 14 program keahlian, yakni teknik perawatan gedung, teknik konstruksi jalan dan jembatan, teknik konstruksi dan perumahan, desain pemodelan dan informasi bangunan, teknik permesinan, teknik kendaraan ringan, teknik sepeda motor, teknik alat berat, teknik pengelasan, teknik audio video, teknik instalasi tenaga listrik, teknik energi surya, hidro, dan angin, teknik geomatika, serta teknik elektronika industri.
Post Views: 0

1 month ago
84
















































