4 Anggota GMNMB SMAN 1 Kendari Bersinar di MIMFEST 2026, 2 Raih Podium

1 month ago 59

Kendari – Empat anggota Gita Mandala Nuansa Marching Band (GMNMB) Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Kendari mengukir prestasi pada Makassar International Marching Fest (MIMFEST) 2026. Dua di antaranya berhasil naik podium, sementara dua peserta lainnya menembus 10 besar pada Individual Contest Open Class yang berlangsung di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada 2 – 5 Juli 2026.

Prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi Sulawesi Tenggara (Sultra) karena seluruh wakil GMNMB yang turun bertanding mampu bersaing dengan peserta dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara pada kategori paling kompetitif.

Hanny Bunga Cinta Pratama Hadipraja menjadi peraih prestasi tertinggi setelah finis di peringkat ketiga kategori Individual Field Commander Open Class. Sementara Najwa Zahrattusita meraih peringkat keenam pada kategori yang sama dan turut membawa pulang penghargaan peringkat ketiga Individual Field Commander Favorit.

Pada kategori Individual Color Guard Open Class, Jasmine Aghnia Maharani berhasil finis di posisi kelima. Penampilannya juga mengantarkannya meraih peringkat ketiga kategori Individual Color Guard Favorit. Sementara Resky Yasin menutup kompetisi dengan menempati posisi sepuluh Color Guard Open Class.

Pelatih sekaligus Manajer GMNMB SMAN 1 Kendari, Iras La Midi, mengatakan pencapaian tersebut merupakan hasil dari proses latihan yang dijalani secara disiplin dan konsisten.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Seluruh anggota mampu memberikan penampilan terbaik dan membawa pulang hasil yang membanggakan. Semua ini merupakan buah dari kerja keras mereka selama menjalani latihan,” ujarnya, Senin (6/7/2026).

Menurut Iras, keberhasilan Hanny menembus podium Field Commander Open Class menjadi bukti bahwa anggota GMNMB SMAN 1 Kendari mampu bersaing pada level internasional.

“Pencapaian ini menunjukkan bahwa anggota GMNMB SMAN 1 Kendari memiliki kualitas untuk bersaing dengan peserta terbaik dari berbagai daerah bahkan dari luar negeri. Semoga hasil ini menjadi motivasi bagi anggota lain untuk terus berkembang,” katanya.

Ia menjelaskan, keberhasilan seluruh anggota masuk jajaran 10 besar tidak lepas dari kedisiplinan dalam berlatih, kemauan untuk terus belajar, serta kemampuan menjaga fokus ketika tampil di arena perlombaan.

Selain itu, dukungan dari orang tua, pihak sekolah, pelatih, alumni, dan keluarga besar GMNMB menjadi kekuatan tersendiri yang membuat para peserta mampu tampil maksimal.

Iras mengungkapkan persaingan pada kategori Open tahun ini berlangsung jauh lebih ketat dibandingkan tahun sebelumnya. Hampir seluruh peserta menampilkan kemampuan teknik, konsep pertunjukan, dan mental bertanding yang sangat baik.

Meski demikian, tim pelatih tetap akan melakukan evaluasi terhadap sejumlah aspek, mulai dari teknik penampilan, konsistensi performa, hingga penguasaan panggung sebagai bekal menghadapi kompetisi berikutnya.

“Kami berharap anak-anak tidak cepat puas dengan hasil ini. Jadikan prestasi ini sebagai penyemangat untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan,” ucapnya.

Ke depan, GMNMB SMAN 1 Kendari akan memperkuat program pembinaan melalui latihan yang lebih terstruktur, evaluasi berkala, serta peningkatan sarana dan peralatan guna menghadapi berbagai kejuaraan nasional maupun internasional.

Hanny Bunga Cinta Pratama Hadipraja mengaku bersyukur dapat mengakhiri kompetisi dengan berdiri di podium.

“Saya sangat bersyukur atas hasil ini. Semua proses latihan yang panjang akhirnya terbayar. Pengalaman ini akan menjadi motivasi untuk terus berkembang,” kata Hanny.

Ia mengaku tantangan terberat selama persiapan adalah menjaga konsistensi latihan dan mengendalikan rasa gugup sebelum tampil. Dukungan pelatih, keluarga, dan rekan satu tim menjadi penyemangat hingga mampu memberikan penampilan terbaik.

Jasmine Aghnia Maharani juga mengaku bangga bisa masuk lima besar Color Guard Open Class sekaligus meraih penghargaan kategori favorit.

“Saya bersyukur bisa memperoleh hasil ini. Semoga menjadi motivasi untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan,” tutur Jasmine.

Najwa Zahrattusita menilai kesempatan bertemu dan berkompetisi bersama peserta dari berbagai daerah maupun luar negeri menjadi pengalaman berharga yang akan menjadi bekal pada kompetisi berikutnya.

Sementara itu, Resky Yasin mengatakan keberhasilannya menembus 10 besar menjadi pelajaran penting untuk terus mengasah kemampuan.

“Saya belajar bahwa kerja keras, disiplin, dan mental yang kuat menjadi kunci saat bertanding. Saya ingin terus berkembang dan memberikan hasil yang lebih baik pada kesempatan berikutnya,” tegas Resky.

Capaian empat anggota GMNMB SMAN 1 Kendari tersebut memperlihatkan kualitas pembinaan marching band di sekolah itu yang terus berkembang. Keberhasilan meraih dua podium dan menempatkan seluruh wakil di jajaran 10 besar menjadi modal berharga untuk menghadapi berbagai kejuaraan nasional maupun internasional pada masa mendatang.

Post Views: 13

Read Entire Article
Rapat | | | |